Menjadi seorang mompreneur merupakan hal yang tidak mudah. Seorang mompreneur dapat memiliki dua peran sekaligus dalam kehidupannya. Yang pertama, dalam kehidupan keluarga seorang ibu memiliki peran untuk mengurus anak dan suami, bahkan harus siap 24 jam untuk mengurus keperluan rumah dari hal kecil hingga hal besar. Misalnya membersihkan rumah, menyiapkan kebutuhan anggota keluarga, mengontrol keuangan rumah tangga, dan lain sebagainya.

Sedangkan peran mompreneur yang kedua yaitu peran dalam dunia bisnis. Membangun sebuah bisnis dan menjalankannya secara konsisten bukan hal yang mudah. Diperlukan keahlian dan ketekunan agar bisnis berjalan lancar hingga memikirkan strategi bisnis yang akan dilakukan di setiap kondisi perusahaan.

Dari gambaran tersebut sepertinya jika lebih dijabarkan akan semakin banyak dan rumit. Lalu bagaimana seorang ibu yang memiliki peran ganda bisa menyeimbangkan kehidupan keluarga dengan bisnis? Berikut penjelasannya.

Membagi waktu dan perhatian antara bisnis dengan keluarga memang sulit, tetapi hal ini bisa mompreneur atasi jika memiliki cara yang tepat dan sesuai. Selain itu, yang terpenting adalah dalam melakukan segala aktivitas diperlukan dukungan dari pasangan agar dapat menjalani peran sebagai seorang mompreneur dan seorang ibu dengan baik.

Buat Jadwal Harian yang Fleksibel

Dengan membuat jadwal aktivitas harian akan membantu mompreneur dalam mengatur waktu antara bisnis dengan keluarga. Selain membuat jadwal harian, diperlukannya menyusun aktivitas sesuai prioritas yang ada sesuai kondisi dan situasi yang ada.

Untuk mompreneur yang sudah memiliki anak yang masih kecil, perlu pertimbangkan jadwal tidur si kecil sesuai pertumbuhan usia, dalam membuat jadwal harian. Begitu anak sudah tertidur lelap, mompreneur bisa lebih fokus mengurus pekerjaan atau aktivitas lainnya.

Manfaatkan Kemajuan Teknologi

Baca Juga  Ingin Jadi Pengusaha Sukses? Yuk Intip 7 Bisnis Anak Muda yang Menjanjikan

Teknologi muncul dan berkembang dengan pesat sesuai dengan kebutuhan manusia untuk mempermudah kehidupan. Misalnya dalam mengurus bisnis, mompreneur bisa menggunakan teknologi software akuntansi dalam memantau perkembangan bisnis.

Mompreneur dapat melihat perkembangan bisnis pada tabel atau widget yang tersedia, dan dapat menganalisis laporan dalam merancang strategi perusahaan dengan data realtime yang tersajikan, di mana saja dan kapan saja sesuai jadwal harian mompreneur.

Selain itu, tidak perlu khawatir ada kesalahan perhitungan dari pegawai atau kecurangan pegawai. Dengan menggunakan teknologi akuntansi saat ini, hal tersebut dapat dihindari karena menggunakan perhitungan akurat komputer.

Bekerjasama dengan Pasangan

Pekerjaan rumah sebenarnya bukan hanya tanggung jawab seorang istri atau suami saja. Menjalani rumah tangga diperlukan kerjasama yang seimbang agar dalam menjalankan aktivitasnya lebih ringan, tentunya dengan memahami kondisi dan situasi masing-masing.

Jangan ragu untuk mengkomunikasikannya dengan pasangan jika kamu benar-benar memerlukan bantuan dalam mengatasi sebuah hal, baik di dalam rumah tangga maupun bisnis. Komunikasi menjadi hal penting dalam kerjasama sebuah keluarga dan bisnis.

Sediakan Ruang Khusus Bekerja

Tips selanjutnya adalah menyediakan ruangan khusus untuk bekerja. Dengan adanya ruangan khusus bekerja, kamu bisa lebih berkonsentrasi dengan baik dalam mengurus bisnis.

Sebaliknya, jika kamu sudah selesai bekerja, kamu bisa langsung mematikan semua perangkat dalam ruangan dan mengunci ruangan tersebut, hal ini akan membuatmu lebih fokus dengan keluarga.

Gunakan Bantuan Orang Lain

Sama seperti seorang pelaku bisnis yang memiliki karyawan dalam menjalankan sebuah usaha. Dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga pun tidak masalah jika kamu merasa memerlukan bantuan dalam aktivitas rumah tangga.

Misalnya yang paling umum yaitu menggunakan jasa asisten rumah tangga dalam mengurus pekerjaan rumah atau menggunakan baby sitter dalam membantu mengurus keperluan anak.

Baca Juga  Pentingnya Membangun Aset Digital di New Normal bagi Pelaku Bisnis

Membuat Hari Libur

Menjadi peran seorang ibu memang tidak mempunyai hari libur. Berbeda dalam menjalankan sebuah bisnis, meskipun masih memegang tanggung jawab penuh terhadap perusahaan, dalam peran ini kamu bisa rehat sejenak dari aktivitas bisnis agar pikiran lebih jernih.

Selain itu, kamu bisa memanfaatkan hari libur dengan menghabiskan waktu bersama keluarga dengan hanya sekedar bersantai di rumah sambil mengobrol dengan anak dan suami. Atau mempertimbangkan sedikit waktu memanjakan diri pergi ke salon untuk me time relaksasi diri.

Sekian tips untuk mompreneur agar bisa menyeimbangkan kehidupan bisnis dengan keluarga. Menjaga kebahagian diri dan tetap semangat adalah hal utama untuk diri mompreneur agar keluarga sehat dan bisnis meningkat.