Mandi Wajib Setelah Haid – Mandi wajib adalah ritual penting dalam agama Islam yang harus dilakukan setelah seorang wanita mengalami haid atau menstruasi. Mandi wajib bertujuan untuk membersihkan diri dari najis haid dan kembali memulai ibadah dengan bersih dan suci.

Hadis tentang mandi wajib setelah haid:

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata, “Aku menunjukkan padanya (pada seorang wanita) secarik kain yang terdapat darah haid, lalu aku berkata: “Ini apa?” Dia menjawab, “Ini darah haid. “Aku berkata lagi, “Bersihkanlah (dirimu) dengan kain dan air, kemudian mandilah.” Kemudian Ummu ‘Atiyah radhiyallahu ‘anha meneruskan, “Maka dia mandi dan di atas kepalanya terdapat sebongkah rambut yang terjepit pada kulit kepalanya, lalu aku berkata kepadanya, “Engkau belum mandi. (HR. Abu Daud no. 307, An-Nasa’i no. 349, Al-Baihaqi II/271, dan Ibnu Majah no. 603. Al-Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Berikut adalah cara mandi wajib setelah haid yang benar:

Niat
Sebelum memulai mandi wajib, sebaiknya wanita yang mengalami haid membuat niat untuk melakukan mandi wajib dengan benar dan ikhlas karena Allah.

Bacaan Niat khusus Mandi Haid
Latin : “Nawaitu ghusla liraf’il hadatsil akbari minal haidhi fardhan lillaahi ta’aalaa.” Artinya : Sengaja aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar disebabkan haid karena Allah Ta’ala.

Bersihkan diri
Sebelum mandi wajib, pastikan bahwa tubuh sudah dibersihkan dari darah haid. Sebaiknya gunakan air dan sabun untuk membersihkan daerah kewanitaan dan seluruh tubuh.

Basmalah
Sebelum memulai mandi wajib, bacalah Basmalah atau membaca doa awal dalam setiap aktivitas. Hal ini dilakukan sebagai tanda permulaan mandi wajib.

Basahi seluruh tubuh
Setelah membasuh daerah kewanitaan dengan air, selanjutnya basahi seluruh tubuh dengan air bersih, mulai dari kepala hingga ujung kaki.

Baca Juga  Mengenal 10 Malaikat Allah dan Tugasnya

Bersihkan gigi
Sebaiknya bersihkan gigi terlebih dahulu sebelum mandi wajib. Hal ini dilakukan agar gigi dan mulut menjadi bersih dan segar saat beribadah.

Berkumur-kumur
Setelah selesai membersihkan gigi, berkumur-kumurlah dengan air bersih dan bersihkan mulut dari sisa-sisa makanan atau minuman.

Mandi dengan sabun
Gunakan sabun atau shampoo untuk membersihkan seluruh tubuh secara menyeluruh, mulai dari rambut hingga ujung kaki. Pastikan bahwa sabun atau shampoo yang digunakan tidak mengandung zat yang diharamkan dalam agama Islam.

Siram tubuh
Setelah selesai menggunakan sabun atau shampoo, siramlah tubuh dengan air bersih secara menyeluruh untuk membersihkan sabun atau shampoo yang masih menempel pada tubuh.

Siram tubuh lagi
Siramlah tubuh satu kali lagi dengan air bersih untuk memastikan bahwa tidak ada sabun atau shampoo yang tertinggal pada tubuh.

Mengusap seluruh tubuh
Setelah selesai mandi, usaplah seluruh tubuh dengan handuk atau kain bersih sampai kering. Pastikan bahwa seluruh tubuh sudah kering dan tidak ada air yang menetes atau menempel pada tubuh.

Doa setelah mandi wajib
Setelah selesai mandi wajib, bacalah doa setelah mandi wajib sebagai tanda selesai melakukan ritual mandi wajib.

Berikut doa setelah mandi wajib
Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluhu, allahumma-jalni minattawwabina, waj-alni minal-mutathahirrina

Demikianlah cara mandi wajib setelah haid yang benar dalam agama Islam. Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam menjalankan ibadah dengan benar dan ikhlas kepada Allah SWT.