Cara Mengetahui Kualitas Air yang Baik untuk Kehidupan

5 min read

Cara Mengetahui Kualitas Air

Bagaimana cara mengetahui kualitas air? Kualitas air yakni kondisi air yang bagus, baik dilihat dari karakteristik, kimiawi, fisik serta biologisnya. Air merupakan salah satu benda yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.

Tanpa air, manusia tidak dapat bertahan hidup. Kualitas dari air sering dijadikan sebagai ukuran standar dari kesehatan seseorang. Selain itu, kondisi air juga menjadi ukuran dalam kesehatan ekosistem dari suatu lingkungan.

Kondisi air sendiri berbeda seiring berjalannya waktu dan tergantung dari kondisi lingkungan sekitar. Dalam ilmu lingkungan, air selalu terikat dengan kondis ekologi lingkungan sekitar, sehingga air adalah suatu subjek yang sangat kompleks. Tidak dipungkiri bahwa air dengan kualitas yang baik perlu dijaga agar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat.

Maka, tak heran jika lembaga negara di dunia ini menetapkan standar air yang baik. Negara akan berpacu pada data ilmiah serta keputusan politik dalam proses penetuan standar kualitas dari air yang telah diizinkan untuk berbagai keperluan. Berikut adalah beberapa hal yang perlu anda ketahui dari air, antara lain:

Air yang Baik untuk Kehidupan Ikan
Air merupakan habitat dari ikan. Maka sudah seharusnya, air yang baik diperlukan bagi kehidupan ikan. Air yang jernih justru kurang baik bagi kehidupan ikan. Hal tersebut karena, air bukan satu-satunya ciri dari syarat yang harus dipenuhi untuk kehidupan ikan. Tak jarang, justru air yang terkesan jorok malah membuat ikan berkembang subur.

Budidaya Ikan Mas Koki

Ikan harus hidup dengan lingkungan air yang dapat melakukan interaksi aktif antara keduanya. Dapat dikatakan, interaksi tersebut merupakan sistem saling bertukar materi seperti oksigen, karbondioksida, garam serta bahan buangan. Namun, hadirnya bahan-bahan tertentu dalam jumlah tertentu bisa mengganggu mekanisme dari membrane tersebut. Pada akhirnya, ikan akan terganggu kemudian tewas.

Baca Juga  Kenali Karhutla, Cegah dengan Budaya Sadar Bencana

Syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk kehidupan ikan yakni kadar ammonia serta nitrit harus rendah, secara kimiawi harus bersih, pH, kesadahan dan temperatur berkadar sedang, cemaran organik juga harus rendah dan yang terakhir harus stabil. Jika syarat tersebut sudah ada di lingkungan ikan, maka ikan dapat berkembang biak dengan baik dan bebas dari penyakit.

Bahan Cemaran yang Sering Dijumpai pada Sumber Air
Pencemaran, baik pada air, tanah maupun udara memang tidak baik bagi kehidupan. Cemaran untuk ikan yang berada di akuarium biasanya berasa dari sumber air yang digunakan. Selain itu bisa berasal dari lapukan dekorasi akuarium, cat, lem dll. Bisa juga berasal dari ikan serta tanaman yang ada dalam akuarium itu sendiri.

Untuk sumber air, bahan cemaran berbeda dari cemaran akuarium seprti tembaga atau copper. Bahan ini berasal dari pelapukan pipa air minum. Namun, bisa juga berasal dari kontaminasi alami. Nitrat atau fosfat juga menjadi bahan pencemar air.

Kedua bahan tersebut biasanya berasal dari kegiatan pemupukan intensif, kemudian sumber air setempat tercemar. Namun, itu terjadi jika terjadi kebocoran. Klorin merupakan zat yang biasa ditambahkan sebagai pembunuh bakteri.

Kloramin ini ditambah untuk memurnikan air minum. Pestisida jelas tidak baik kehidupan karena mengandung zat-zat berbahaya untuk membasmi hama pada tanaman. Selain bahan cemaran itu, masih banyak bahan cemaran yang mengganggu kualitas air.

Ciri-ciri Air yang Baik untuk Dikonsumsi Manusia

Manfaat utama air yakni untuk dikonsumsi oleh manusia. Ada beberapa ciri-ciri kualitas air yang baik untuk dikonsumsi manusia, salah satunya air tidak mengadung rasa yang ditimbulkan oleh keberadaan zat organik, bakteri atau unsur lain yang masuk ke dalam air. Memang, air yang baik dan bersih adalah tanpa rasa.

Baca Juga  Kenali Karhutla, Cegah dengan Budaya Sadar Bencana

Penyakit Kurang Minum Air Putih

Selain itu, air yang baik juga tidak mengandung bau, biasanya bau berasal dari pembusukan zat organik. Air yang keruh dapat ditimbulkan dari bahan organik serta anorganik dengan berubahnya warna air. Dilihat dari tampilan luar, kekeruhan air berasal dari datangnya pencemaran melalui buangan. Sedangakn untuk warna kekeruhan air tergantung karena warna buangan yang memasuki air.

Ancaman Bakteri E-coli dan Tinja
Bagaimana cara mengetahui kualitas air? Pada tahun 2006 lalu ditemukan sampel kualitas air yang dilakukan BPLHD atau Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah untuk wilayah Jakarta tercemar bakteri E-coli. Berdasarkan laporan tersebut, pencemaran karena kadar coliform (tercemar tinja) dan bakteri fecal coli melebihi ambang batas manimal. Bakteri tersebut berada pada air tanah yang sering digunakan masyarakat untuk melakukan aktivtas sehari-hari.

Mulai untuk air minum, mencuci baju dan peralatan rumah tangga, mandi hingga memasak. Sebaiknya, menggunakan air yang berasal dari PDAM. Air tanah memang rentan terkena limbah dari rembesan septic tank yang bisa disebut black water.

Selain itu, bisa juga berasal dari tempat sampah, industri, saluran got dan sungai serta salon kecantikan. Langkah yang dapat diambil untuk mengatasi masalah tersebut yakni dengan pengolahan air domestik pada rumah tangga serta industri. Caranya dengan membuat semacam instalasi pengolahan limbah skala kecil.

Manfaat Air Putih bagi Tubuh Manusia
Air putih terkenal karena manfaatnya yang berlimpah. 80 persen tubuh manusia mengandung air. Sedangkan, dalam otak terdapat 90 persen kadar air dan darah mengandung kadar air sebesar 95 persen. Bagi kesehatan manusia sendiri, air sebagai penunjang vitalitas dan metabolisme tubuh.

Dengan minum air putih yang cukup dalam sehari, maka mampu memperlancar sistem pencernaan, sistem elaborasi dan pelepasan bahan-bahan kimia dari sel atau kelenjar. Hal tersebut memberi solusi terhadap masalah pencernaan atau penyakit yang lain. Maka, sebaiknya anda mengonsumsi air sebanyak delapan gelas sehari.

Baca Juga  Kenali Karhutla, Cegah dengan Budaya Sadar Bencana

Jika kekurangan air, anda dapat mengalami dehidrasi dan masalah ginjal. Selain itu, anda yang banyak beraktivitas dengan duduk juga harus minum air yang lebih dari cukup. Banyak sekali manfaat lainnya dari air putih seprti mengatasi sembelit, gatal-gatal, sesak nafas, maag, mencegah penyakit darah tinggi dan lain sebagainya.

Fakta Dibalik Air
Air yang telah diendapkan semalaman lebih baik daripada air yang baru saja diambil. Air dingin kurang baik bagi gigi. Namun, sebaiknya anda minum air dingin dengan kondisi perut yang masih kosong. Hindari minum air es setelah mandi, setelah berolahraga dan setelah makan makanan panas.

Minuman air panas lebih bermanfaat bagi tubuh, terutama bagi yang telah berusia lanjut. Minum air laut sangat membahayakan tubuh karena dapat mengakibatkan kembung, menimbulkan gatal-gatal, kudis, gas serta semakin menambah kehausan. Namun, mandi dengan air laut bagu untuk kesehatan kulit tubuh. Air hujan mampu mengobati batuk, terutama jika dicampur dengan obat batuk.

Kualitas air memang menunjukkan mutu atau kondisi yang terkait dari kegiatan serta keperluan tertentu. Maka dari hal itu, air memiliki kualitas yang berbeda dari kegiatan yang satu dengan lainnya. seperti, air yang baik untuk minum akan berbeda dengan air untuk irigasi atau air sebagai habitat ikan. Maka, sudah seharusnya, kita mengetahui serta wajib menjaga sumber alam air agar tetap memiliki kualitas yang baik.

Demikianlah postingan kita kali ini tentang Cara Mengetahui Kualitas Air, semoga bermanfaat.

andy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *