Influenza: Penyebab, Pencegahan Serta Obat Tradisional Flu

5 min read

Influenza

Flu atau Influenza merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus RNA. Karena disebabkan oleh virus, penyakit ini dapat menular dari satu orang ke orang lainnya. Di musim hujan, banyak orang mudah terjangkiti virus influenza. Hal itu disebabkan pada musim hujan, sinar matahari tidak lebih banyak seperti musim kemarau.

Karena kurang mendapat konsumsi sinar matahari sebagai vitamin D, maka dengan mudah ketahanan tubuh (imun) kita pun menurun. Oleh sebab itu, tubuh mudah terjangkiti virus influenza.

Virus ini menyebar melalui udara, yaitu saat kita batuk atau bersin. Selain itu, virus ini juga bisa menyebar melalui kotoran unggas, ingus, air liur, atau darah. Bahkan, permukaan yang terkontaminasi virus ini pun dapat menyebabkan kita tertular flu. Hal ini ini bisa dicegah dengan dengan sering berjemur di bawah terik matahari, banyak menggunakan disinfektan dan deterjen, seperti sabun cuci tangan. Karena dengan begitu, virus ini dapat terinaktivasi.

Lalu apa gejala yang dirasakan seseorang yang terkena penyakit ini? Demam dan pilek merupakan gejala awal yang dirasakan seseorang yang terkena penyakit ini. Suhu tubuh saat seseorang demam bisa mencapai 38º-39º Celcius. Gejala lainnya adalah batuk, hidung tersumbat, nyeri di seluruh badan, sakit kepala, dan kulit memerah.

Penyebab, Pencegahan Serta Obat Tradisional Flu

Cara Mencegah Flu
Penyakit ini disebabkan sistem imun kita yang melemah. Oleh karena itu, kita perlu mencegahnya agar tidak terkena virus menular ini. Berikut hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencegah agar kita tidak terkena penyakit menular ini.

  1. Sering berjemur di bawah terik matahari pagi. Seperti dijelaskan di atas, sinar matahari pagi merupakan sumber vitamin D yang paling baik. Selain itu, sinar matahari juga dapat meninaktivasi virus penyakit ini. Oleh karena itu, berjemur di terik matahari pagi sangat bagus untuk mencegah datangnya virus ini. Saat sinar matahari lebih sedikit seperti pada musim hujan, tidak ada salahnya mengonsumi suplemen vitamin D lainnya agar daya tahan tubuh tetap optimal.
  2. Banyak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan. Sayuran dan buah-buahan merupakan sumber vitamin yang sangat kaya. Keduanya juga mengandung aneka nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh seperti zat antioksidan, betakaroten, dan senyawa lainnya. Konsumsi buah dan sayuran secara teratur dapat membuat ketahanan tubuh lebih kuat dan peluang terjangkit penyakit ini pun semakin kecil.
  3. Biasakan mencuci tangan sebelum makan dan beraktivitas. Hal ini memang ringan dan sepele, namun memiliki dampak yang cukup besar jika dilakukan secara terus-menerus. Mencuci tangan dengan sabun dapat menghindarkan kuman-kuman yang menempel pada tangan kita.
  4. Hindari rokok dan alkohol. Rokok memang benda yang sama sekali tidak memiliki manfaat, namun banyak disukai. Begitu juga alkohol. Keduanya berpotensi merusakan kekebalan tubuh kita. Bahkan, rokok yang dihisap dapat melemahkan fungsi bulu-bulu halus dalam hidung sehingga tidak dapat menyaring udara yang dihirup dan masuk ke dalam paru-paru. Hal ini menyebabkan perokok rentan terkena penyakit ini.
  5. Menutup mulut saat bersin atau batuk. Virus penyakit inimenyebar melalui udara. Jadi, saat kita bersin dan batuk, hal tersebut berpotensi menyebarkan virus ke udara bebas. Oleh karena itu, sebaiknya kita menutup mulut saat bersin atau batuk dengan menggunakan tangan, sapu tangan, tissue, dan lain-lain.
  6. Hindari kontak langsung dengan penderita. Kontak langsung dengan penderita merupakan cara paling jitu memindahkan virus dari satu tubuh ke tubuh yang lain. Oleh karena itu, sebaiknya kita tidak melakukan kontak fisik langsung dengan seseorang yang sedang terjangkit penyakit ini, seperti berjabat tangan dan berciuman.
  7. Menjaga pikiran tetap sehat. Pikiran yang sehat ditandai dengan perasaan yang selalu senang dan bahagia, serta mengurangi tingkat stres. Stres dapat memicu ketahan tubuh menjadi melemah. Oleh karena itu, kita harus dapat mengatur tingkat stres yang kita miliki. Dengan demikian, potensi untuk terjangkit virus flu juga semakin kecil.
  8. Olahraga teratur. Gerak tubuh yang teratur dan latihan dapat memperkuat sistem imun di dalam tubuh. Olahraga yang dipilih tidak harus yang berat untuk dilakukan. Minimal, cukup lakukan jalan kaki setiap pagi secara terus-menerus, namun manfaat yang terasa sangat besar.
  9. Tidur cukup dan teratur. Pola hidup seperti ini sangat mempengaruhi kesehatan kita. Dengan pola tidur yang teratur dan dengan waktu yang cukup, tubuh akan selalu fit dan terhindar dari berbagai penyakit yang diakibatkan ketahanan tubuh, termasuk penyakit ini. Disarankan, tidur yang cukup dalam satu hari adalah sekitar tujuh jam.
Baca Juga  5 Tanaman Obat Pelangsing Alami

Mitos tentang Flu
Banyak sekali hal-hal yang diyakini oleh masyarakat sebagai suatu kebenaran, namun sebenarnya hanya berupa mitos seputar penyakit ini. Hal ini disebabkan pengetahuan tentang penyakit ini yang masih belum banyak dipahami dengan baik. Mitos-mitos tersebut adalah:

1. Influenza disebabkan oleh pergantian musim, kehujanan, atau kedinginan.
Jika ini dianggap sebagai penyebab penyakit ini, maka hal itu tidak benar. Penyakit ini hanya disebabkan oleh virus. Seperti dijelaskan sebelumnya, bahwa pada musim hujan, tubuh akan menerima konsumsi sinar matahari sebagai vitamin D yang lebih sedikit dari biasanya. Dengan demikian, ketahanan tubuh pun menjadi melemah. Begitu pula dengan mitos bahwa penyebab penyakit ini adalah kehujanan, kena AC, kena kipas angin, berenang, dan lain sebagainya.

2. Terkena debu atau bulu binatang.
Banyak anggapan bahwa penyakit ini disebabkan terkena debu di jalanan, rumah yang sedang dibangun, dan lain sebagainya. Hal itu hanya mitos belaka. Begitu pula dengan anggapan masyarakat bahwa penyakit ini disebabkan karena terkena bulu binatang seperti anjing atau kucing. Jika terjadi pilek atau batuk dalam kedua kondisi tersebut, kemungkinan hanya sekadar alergi.

3. Mengeluarkan keringat dapat mengobati influenza.
Selama ini, anggapan yang kerap muncul adalah bahwa dengan berkeringat, penyakit ini dapat disembuhkan. Oleh karena itu, pada saat mengidap penyakit ini, orang biasa memakai jaket tebal, melakukan aktivitas yang menyebabkan keluarnya keringat, bahkan memakan makanan pedas.

Hal ini tentu hanya mitos belaka. Meskipun memiliki efek untuk mengurangi gejala penyakit ini seperti demam, namun penyakit ini tidak dapat disembuhkan dengan hanya mengeluarkan keringat, tapi oleh konsumsi obat-obatan yang sesuai secara teratur.

4. Influenza akan sembuh dengan sendiri.
Banyak orang menilai bahwa saat mereka mengidap penyakit ini, maka mereka tidak perlu berobat dan mengonsumsi obat. Mereka menilai bahwa penyakit ini akan sembuh dengan sendiri, seiring musim yang dapat berubah-ubah. Anggapan ini keliru dan harus segera dibuang jauh. Bagaimana pun penyakit oleh virus harus segera disembuhkan karena dapat menular dan membahayakan jika dbiarkan.

Baca Juga  Penyebab Penyakit Flu dan Cara Pencegahannya

Obat Tradisional untuk Sembuhkan Flu
Selain konsumsi obat kimia seperti paracetamol, tentu tidak ada salahnya mencoba bahan-bahan tradisional berikut untuk meredakan penyakit ini. Meski tidak akan menyembuhkan lebih cepat dari obat kimia, namun obat tradisional tidak memiliki efek samping. Yang diperlukan hanyalah ketekunan dan keyakinan bahwa kita akan sembuh.

Obat flu yang ampuh adalah yang mengandung analgesik, antipiretik, stomakik, dan roboransia. Analgesik dapat ditemukan pada daun sembung, daun pepaya, bunga cengkeh, rimpang kunyit, dan rimpang kencur. Antipiretik dapat ditemukan pada buah kapulaga, belimbing manis, daun cincau, dan cocor bebek.

Stomakik dapat ditemukan pada daun sambiloto, daun seledri, buah pare, dan temulawak. Sedangkan roboransia dapat ditemukan dalam rimpang kencur, daun bayam, dan buah pare.

Obat tradisional tersebut tentu dapat dikonsumsi dengan cara meramunya atau langsung mengonsumsinya. Keempat kandungan tersebut sangat bermanfaat mengurangi bahkan menyembuhkan penyakit ini. Selain itu, penderita juga dapat mengonsumsi madu, jahe, dan makanan lain yang mengandung zat besi, seperti pada daging, buah, dan kacang-kacangan. Zat besi sangat bermanfaat untuk memperkuat sistem ketahanan tubuh (imun).

Demikian informasi mengenai flu beserta mitos yang berkembang di masyarakat dan obat tradisional yang membantu mengurangi gejala bahkan menyembuhkannya. Semoga hal ini menjadi pengetahuan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat.

andy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *