Beberapa Cara Mengobati Cedera Lutut

4 min read

Mengobati Cedera Lutut

Mengobati Cedera Lutut – Pasti Anda pernah mengalami cedera lutut. Bagaimana cara mengobati cedera lutut? Pada artikel ini, akan dijelaskan cara mengobati ceder lutut tersebut.

cedera lutut bisa terjadi terhadap siapa saja, terjatuh atau akibat kecelakaan di mana kejadian tersebut tidak pernah kita inginkan.

Cedera atau luka adalah segala sesuatu yang mengalami kerusakan pada struktur atau fungsi tubuh yang disebabkan suatu kecelakaan yang menyebabkan luka. Lutut adalah pertemuan antara ujung paha (tulang tibia) dan pangkal betis (tulang femur) dan di antaranya terletak sendi (artikulasi).

Apakah sendi (artikulasi) itu? Sendi (artikulasi) adalah istilah dalam ilmu biologi yang menyatakan hubungan antar tulang, namun kita biasanya lebih mengenalnya sebagai sendi daripada artikulasi itu sendiri. Sendi/artikulasi terdiri atas dua atau lebih.

Secara umum, ada lima jenis cedera yang sering terjadi, yaitu sebagai berikut.

1. Keseleo, disebabkan karena gerakan yang refleks dan ketidakstabilan posisi tubuh, serta peregangan otot.

2. Kram atau otot tertarik, disebabkan karena otot yang berkontarksi terlalu keras, misalnya pada kaki/betis di mana betis adalah daerah yang paling sering terserang kram.

3. Patah atau tulang retak disebabkan terjadi kecelakaan yang tidak bisa dihindari sehingga menimbulkan benturan pada bagian tulang hingga menyebabkan tulang retak dan patah.

4. Cedera pada lutut, disebabkan arthritis, trauma(benturan) atau aktifitas yang berlebihan hingga menyebabkan nyeri pada lutut dan menjadi bahan keluhan paling banyak terjadi

5. Cedera pada kepala, disebabkan terjadinya benturan. Dalam hal ini apabila kejadian benturannya keras dan orang tersebut pingsan karena mengganggu fungsi normal kerja syaraf motorik pada otak terganggu.

Anatomi Lutut

Anatomi dari lutut terdiri atas beberapa bagian di antaranya otot, tulang dan bagian-bagian yang lain ligamentum yang berfungsi untuk menstabilkan dan mengontrol gerakan pada sendi lutut, cairan cinofial, dan sebagainya.

Baca Juga  Khasiat Lidah Buaya, Tanaman Berlendir yang Banyak Manfaat

Bagian-bagian dari tulang lutut adalah sebagai berikut.

Anatomi Lutut

1. Tulang Femur

2. Tulang Rawan

3. Kapsula Sendi

4. Ligamen

Penanganan tim medis pengobatan pada cedera lutut yang dialami Herman adalah dengan mengidentifikasi dulu posisi dari struktur tulang lutut yang cedera tersebut apakah mengalami perubahan/pergeseran. Pendeteksian/diagnosa cedera dari lutut tadi bisa dengan fisioterapi, di mana dengan diagnosa dapat diketahui cedera terjadi dengan disertai pemeriksaan fisik yang baik.

Pemeriksaan cidera lutut dapat dideteksi dengan pengetesan sendi lutut dengan empat tahapan, yaitu laci sorong anterior, laci sorong posterior, tes valgus dan tes varus. Apabila dari tes tersebut terdapat kelemahan pada jaringan otot (ligament), maka bisa dipastikan terdapat kerusakan pada ligament.

Cara Mengobati Cedera Lutut

Medis
Dengan cara metode istirahat, pemberian es, kompres, dan perlakuan posisi cedera, yaitu dapat membantu mengurangi pembengkakan akibat cedera tadi. Karena hal ini adalah bentuk pertolongan pertama pada cedera lutut.

Istirahat (rest), artinya suatu tindakan untuk mengistirahatkan dan melindungi otot akibat cedera tersebut dengan cara pengurangan beban, bisa dibantu dengan penopang, splint untuk alat membantu pengurangan bebannya.

Pemberian es (ice), artinya proses pengompresan pada bagian yang cedera dengan es atau bahan yang bersifat dingin (misalnya, alkohol). Langkah ini segera dilakukan. Kompres es ini bersifat pengurangan terhadap pembengkakan/memar dan rasa sakit pada cedera.

Pengompresan (compress), artinya tindakan yang dilakukan untuk mencegah peradangan dan pembengkakan pada bagian yang cedera. Bahan kompres baiknya menggunakan perban yang halus di mana cara perlakuan pada cedera ini dengan cara dibalutkan dengan rapi, jangan terlalu ketat yang menyebabkan mati rasa dan menambah rasa sakit si penderita.

Perlakuan posisi cedera, tindakan untuk penyembuhan pada pasien ini dengan cara rehat (badrest) dengan posisi tidur di mana cedera lutut yang sudah ditopang dan diangkat lebih tinggi di atas jantung, hal ini dilakukan mengacu prinsip bejana berhubungan dan berguna untuk mengurangi pembengkakan pada bagian cedera.

Baca Juga  Pilihan Makanan Bagi Penderita Asam Lambung

Tradisonal

Penyembuhan secara tradisional dikenal dengan pijit urat, di mana proses pemijitan dikakukan dengan pola yang sama, yaitu dengan pemeriksa dulu keadaan cedera si penderita, apabila cedera dengan luka hingga bengkak, maka treatment yang dilakukan segera setelah luka telah mengering dan bengkak pada cedera itu hilang.

Karena proses pemijitan persendianotot ini cenderung si penderita akan kesakitan. Proses pemijitan dengan “pengembalian” kesalahan otot ke tempat semula.

Cedera Lutut pada Tulang Rawan/Tulang Kering

Cedera ini memungkinkan posisi tulang retak atau hingga patah tulang. Ini biasanya yang telah dilakukan oleh ahli-ahli pijit Sangkal Putung (= istilah jawa).

Treatment /perlakuannya sama hanya saja pada cedera tulang retak/patah, ahli pijit terlebih dahulu memeriksa hasil foto rotgen posisi tulang cedera tersebut agar proses penyembuhan/ penyambungan posisi tulang seperti semula dapat dilakukan dengan sempurna.

Biasanya pijit ahli tulang sangkal putung ini sebagai alternatif bagi pasien untuk antisipasi keterbatasan biaya operasi bedah.

Tindakan Pemulihan Pasca Cedera Lutut

Masa pemulihan yang dilakukan penderita cedera ini dengan istirahat total dari segala kegiatan yang menggunakan otot lutut bekerja, karena otot/ tulang cedera masih rawan untuk berkegiatan. Tidak diperkenankan dulu untuk digunakan bertumpu pada kaki.

Bila terasa sudah tidak nyeri lagi cedera tadi, terapi yang dilakukan adalah dengan menggerakkan ke kaki dengan posisi duduk, kaki diangkat secara perlahan dan diturunkan. Treatment ini dilakukan tiap bangun pagi dan dilatih selama 15-30 menit setiap harinya.

Bila fase treatment tahapan sudah dirasakan kuat, dikuatkan lutut dengan latihan berdiri dan berjalan langkah demi langkah tentu saja dengan alat bantu, seperti tongkat, dan lain-lain.

Fase berjalan kaki dengan menggunakan alat bantu tongkat lambat laun ditinggalkan karena dirasa otot sudah sembuh dan siap untuk menopang tubuh, tetapi tidak untuk dipaksakan hingga sembuh benar dan dapat beraktivitas seperti sedia kala.

Baca Juga  Memasyarakatkan Sistem Peringatan Tsunami

Untuk menghindari terjadinya cedera dan kram otot, lakukanlah pemanasan dahulu selama 20-30 menit sebelum melakukan olahraga inti. Fungsi senam pemanasan adalah terpenting, yaitu untuk mengatur peredaran darah dan kesiapan otot-otot tubuh dalam melakukan olahraga agar menjadi bugar. Cooling down juga diperlukan setelah melakukan olahraga ini.

Semoga artikel yang berjudul Cara Mengobati Cidera Lutut ini bermanfaat untuk Anda.

andy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *