Tips Mengatasi Nyeri Perut Akibat Mabuk Udara Di Pesawat

2 min read

tips mengatasi mabuk udara

Masandy.com – Sangat sering terjadi sakit perut ketika di dalam pesawat. Hal ini erat kaitannya dengan mabuk perjalanan, flu perut, dan kecemasan. Nah, di sini kami akan berbagi cara cepat agar Anda merasa lebih baik dengan cepat dan mencegah mabuk udara menjadi lebih parah.

Tips Meringankan Sakit Perut Akibat Mabuk Udara Di Kabin Pesawat

Berikut ini 5 tips mengatasi nyeri perut karena mabuk udara dari Omeprazole. Yuk di simak, siapa tahu diperlukan saat melakukan perjalanan dengan pesawat.

1. Gunakan trik cepat untuk mengurangi sakit perut.

Apakah Anda mengalami mual dan hampir muntah? Ada beberapa tips kecil yang dapat Anda lakukan yang dapat membantu lebih cepat merasa baikan.

• Beri tekanan di bagian dalam pergelangan tangan Anda. Tekan ke bawah, dengan lembut tapi kuat, dengan jari-jari Anda selebar dua ujung jari di atas bagian bawah tangan Anda.
• Isaplah permen agar air liur Anda terus mengalir. Ini akan membantu mengurangi rasa mual dalam banyak kejadian.
• Mintalah lemon kepada para pramugari. Iris tipis dan isaplah lemon tersebut. Ini akan membantu mengurangi nyeri perut.

2. Minta kursi tertentu.

Sebenarnya lebih baik memilih kursi di bagian yang dekat dengan lorong kabin. Duduk di posisi ini akan lebih memudahkan Anda untuk segera ke kamar mandi bila merasakan mual dan hendak muntah.

Lebih khusus lagi, mintalah untuk duduk di dekat sayap pesawat karena ini merupakan bagian yang paling stabil. Bagian belakang pesawat ialah bagian yang paling sering bergelombang.

Untuk mengurangi mabuk perjalanan, fokuskan mata Anda pada titik tetap yang jauh. Jaga pikiran Anda tetap sibuk. Kerjakan teka-teki silang atau mainkan game di komputer Anda. Ambil napas panjang dan dalam melalui hidung.

Baca Juga  3 Cara Terbaik Mengirimkan Tulisan Ke Tim Redaksi Berita

3. Geser dan Berubah-ubah posisi.

Jangan tetap duduk dalam posisi yang sama. Berikan tubuh Anda suatu posisi yang lega dengan melakukan pergerakan sebanyak yang Anda bisa. Silahkan lakukan peregangan di tempat duduk atau sambil berjalan ke kamar mandi.

Melakukan pemijatan di area perut dapat menurunkan rasa sakit akibat gas. Anda dapat mecoba melakukannya, tetapi dengan cara yang lembut.

Cobalah untuk mengubah posisi di kursi Anda setiap setengah jam. Bilamana Anda tidak memungkinkan bangun untuk berdiri, maka Anda bisa melakukannya dengan menyilangkan kaki secara bergantian, mencondongkan tubuh ke depan lalu ke belakang, atau menjinjitkan kaki di lantai kabin.

4. Hidupkan nosel ventilasi.

Ini adalah nosel kecil yang bisa Anda nyalakan di atas Anda untuk mengarahkan udara ke wajah Anda. Hembusan udara yang segar mungkin membantu Anda merasa lebih cepat baikan. Pindahkan kursi Anda ke belakang dan bersandarlah jika diizinkan.

Lihatlah langit di luar jendela, jika Anda memiliki tempat duduk dekat jendela, dengan kepala agak miring ke belakang. Fokus di cakrawala. Jika sakit perut Anda disebabkan oleh kecemasan, cobalah menenangkan diri dengan mendengarkan musik yang menenangkan atau dengan tidur.

Usahakan untuk tetap hangat dengan meminta selimut setidaknya menutupi kaki Anda. Membaca dapat meningkatkan mabuk perjalanan, jadi sebaiknya dihindari.

5. Gunakan kantong mabuk udara.

Kantung mabuk udara biasanya dapat ditemukan di bagian belakang kursi di depan Anda. Silahkan siapkan jika ada perasaan mual Anda alami.

Jika Anda tidak dapat menemukannya, tanyakan pada pramugari. Memberi tahu pramugari bahwa Anda sedang sakit juga bisa menjadi ide yang bagus. Mereka mungkin mengizinkan Anda pindah ke tempat duduk yang lebih dekat ke toilet.

Baca Juga  Cara Menumbuhkan Rambut Dengan Lidah Buaya

Jangan merasa malu. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki riwayat mabuk perjalanan (khususnya mabuk udara) lebih cendrung mengalami perut kembung dan kekambuhan saat sedang gugup. Salah satu penyebabnya adalah merasa malu karena memiliki riwayat mabuk perjalanan.

Nah, itu tadi tips mengatasi mabuk udara. Mudah-mudahan mendatangkan manfaat bagi para pembaca sekalian.

andy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *