Mengenal Penyakit Infeksi Saluran Kemih

3 min read

Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih atau ISK adalah suatu keadaan ketika bakteri masuk ke dalam sistem saluran kemih. Menurut Kode ICD 10 ISK, infeksi saluran kencing ini biasanya dimulai di kandung kemih dan uretra. Jika tidak diobati maka bisa menyebar ke bagian ureter dan ginjal.

Gejala Infeksi Saluran Kemih

Apa saja yang menjadi gejala dan keluhan penyakit infeksi saluran kencing ini? ISK dapat menyebabkan gejala yang sangat tidak nyaman. Beberapa diantaranya yaitu:

• Nyeri atau terasa ditekan pada bagian panggul atau perut bagian bawah,
• Frekuensi buang air kecil menjadi semakin sering,
• Jumlah air seni setiap kali berkemih hanya sedikit-sedikit,
• Urine memiliki bau yang tidak sedap,
• Nyeri atau peraasaan seperti terbakar ketika proses berkemih,
• Urine yang terlihat keruh atau seperti susu,
• Terdapat darah di dalam urin, atau
• Keluarnya cairan keputihan (pada pria).

Faktor Risiko dan Penyebab ISK

Saluran kemih biasanya dapat melindungi dirinya dari infeksi, tetapi faktor-faktor tertentu dapat meningkatkan risiko terkena penyakit ISK ini. Adapun faktor risiko tersebut, antara lain:

• Jenis kelamin wanita. Wanita mendapatkan lebih banyak ISK daripada pria karena bakteri dan organisme penyebab infeksi lainnya yang berasal dari anus atau vagina. Bakeri ini dapat dengan mudah mencapai uretra wanita karena pengaruh anatomisnya. Lalu bakteri dapat dengan mudah mencapai kandung kemih karena panjang uretra yang pendek. Sementara itu, hal ini tidak terjadi pada pria. Hal ini dikarenakan kaum adam memiliki uretra yang lebih panjang.

Baca Juga  Apakah Bahaya Minum Obat Diare pada Awal Kehamilan?

• Menopause dan post-menopause. Bila seorang wanita sudah memasuki fase atau keadaan ini maka akan lebih berisiko terkena ISK. Mengapa? Hal ini disebabkan lapisan uretra menipis karena kadar estrogen yang menurun.

• Diabetes dan penyakit kronis. Penyakit diabetes dan penyakit kronis dapat memberikan pengaruh kepada imunitas tubuh. Seorang penderita diabetes akan cenderung memiliki sistem pertahanan tubuh yang lebih rendah dibandingkan orang normal. Hal ini juga akan meningkatkan kerentanan terkena penyakit infeksi saluran kencing

• Kondisi yang membuat kandung kemih sulit untuk dikosongkan sepenuhnya, semisal pembesaran prostat dan kandung kemih serta batu ginjal.

• Penggunaan kateter jangka panjang.

Pemeriksaan ISK

Bilamana gejala dan keluhan yang Anda rasakan meragukan maka dokter akan merekomendasikan beberapa pemeriksaan lanjutan. Beberapa pemeriksaan yang biasanya direkomendasikan antara lain:

• Urinalisis. Pemeriksaan ini untuk menilai apakah ada darah atau zat berbahaya di air seni.

• Kultur urin. Pemeriksaan ini untuk menentukan jenis bakteri yang menyebabkan infeksi yang Anda derita.

• Sistoskopi kandung kemih. Pemeriksaan ini berupa teropong ke dalam saluran kencing untuk menilai jenis penyakit yang ada di dalam sistem saluran kemih.

• USG ginjal. Pemeriksaan ini untuk menilai bagaimana kondisi ginjal Anda

• Ronsen. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat apakah ada batu pada organ ginjal Anda.

Pengobatan Infeksi Saluran Kemih

Metode pengobatan penyakit ISK adalah dengan penggunaan antibiotika. Namun, Anda harus pahami bahwasanya jenis antibiotika yang digunakan harus berdasarkan rekomendasi dari dokter.

Jangan kebiasaan membeli antibiotika send iri ke apotik. Mengapa? Oleh karena penggunaan antibiotika yang tidak rasional dapat menyebabkan resisten kuman atau kuman menjadi lebih kebal. Silahkan berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter keluarga Anda perihal ini.

Baca Juga  Le Minerale Mendukung GERMAS dengan Gerakan Indonesia Sehat

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih

Ternyata penyakit ini bisa dicegah loh. Anda dapat mengurangi risiko terkena ISK dengan melaksanakan langkah-langkah di bawah ini:

  • Minum banyak (cukup) air putih untuk membantu membersihkan sistem perkencingan dengan drainase air seni yang lebih sering.
  • Jangan menahan-nahan buang air kecil agar kuman tidak sempat berkembang biak di dalam saluran kencing.
  • Ceboklah dari depan ke belakang setelah buang air besar, terutama pada kaum hawa. Hal ini akan mencegah kuman yang berasal dari saluran pembuangan BAB masuk ke saluran kencing.
  • Upayakan menjaga kebersihan organ berkemih terutama setelah buang air kecil dan besar serta sebelum dan setelah bercampur dengan istri.
  • Jangan menggunakan produk pembersih alat kelamin sembarangan. Mengapa? Justru hal ini akan membunuh banyak bakteri baik di sistem perkemihan. Keadaan ini akan meningkatkan risiko terjadinya ISK ini.

Nah, itu tadi beberapa penjelasan tentang penyakit infeksi saluran kemih atau kencing. Mudah-mudahan para pembaca dapat memahaminya.

andy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *